MTsN 4 Barito Kuala, yang terletak di Kecamatan Barambai, Kalimantan Selatan, memfasilitasi para guru untuk menghadapi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang akan dilaksanakan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan. Kegiatan ini dilakukan di laboratorium komputer madrasah, dengan menyediakan perangkat digital, jaringan internet, serta tenaga teknis. Tujuan utama dari langkah ini adalah memastikan seluruh guru mampu mengisi survei dengan akurat dan memahami indikator yang diukur dalam proses evaluasi pembelajaran.
Kepala Madrasah, Syapuansyah, menyatakan bahwa kesiapan guru dalam menjawab survei sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar peningkatan mutu pendidikan. “Kami tidak ingin guru hanya mengisi survei sebagai formalitas. Dengan fasilitas yang memadai, mereka bisa menjawab dengan reflektif dan jujur,” ujarnya
Sementara itu, Hidayat, guru Bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa pelatihan yang diberikan sangat membantu. “Saya jadi lebih paham apa yang dinilai dalam survei ini. Tidak hanya soal fasilitas, tapi juga budaya kerja dan kenyamanan mengajar,” katanya.
Dukungan ini juga mendapat respons positif dari Kepala Tata Usaha. Muhammad Pahruddin , langkah madrasah ini menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan perbaikan berkelanjutan. “Lingkungan belajar yang baik dimulai dari guru yang merasa didukung. Survei ini bukan sekadar angka, tapi cerminan kondisi nyata,” tuturnya
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan, MTsN 4 Barito Kuala diharapkan mampu menjadi contoh bagi madrasah lain dalam menyukseskan Sulingjar 2025.
Redaksi : Julak
